Catat, Ini 6 Vitamin dan Mineral yang Dibutuhkan Oleh Ibu Hamil

            Ibu hamil harus selalu memperhatikan nutrisi dari makanan yang dikonsumsi. Hal ini tentu bertujuan untuk mendukung tumbuh kembang janin sehingga kesehatan dari sang jabang bayi tetap terjaga. Pada trimester pertama, tubuh janin akan mulai terbentuk, trimester pertama adalah dari minggu pertama hingga minggu kedua belas usia kehamilan.

            Di trimester kedua, janing akan mengalami perkembangan berupa tulang sumsum tulang. Pada trimester ketiga, perkembangan akan semakin matang pada organ-organ janin yang sudah berkembang di trimester pertama. Asupan mineral dan vitamin tentu dibutuhkan oleh ibu hamil agar tetap sehat sehingga proses perkembangan janin tetap terkontrol dan terjaga dengan baik.

Mineral dan Vitamin yang Dibutuhkan Oleh Ibu Hamil

1. Asam folat

            Bagi ibu hamil, asupan asam folat dibutuhkan dari luar untuk memenuhi nutrisi ibu hamil dan janinnya karena asam folat tidak diproduksi oleh tubuh. Asam folat bermanfaat untuk pembentukan sel darah serta untuk mencegah dari kelainan saraf bawaan. Di trimester pertama, kadar asam folat (B9) yang sebaiknya dikonsumsi oleh ibu hamil yakni sekitar 400 mikrogram (mcg) setiap hari. Di trimester kedua dan ketiga, kebutuhan asam folat yang harus dipenuhi yakni sekitar 600 mcg setiap hari. Sebaiknya konsumsi asam folat sesuai kebutuhan agar tidak berbahaya bagi calon bayi.

            Makanan berikut adalah yang bisa dikonsumsi sebagai sumber asam folat yang baik untuk ibu hamil :

– Hati ayam (578 mcg asam folat per 100 gram).

– Bayam (194 mcg asam folat per cangkir).

– Kacang lentil (181 mcg asam folat per cangkir).

– Kuning telur (145 mcg asam folat).

– Kacang tanah (120 mcg asam folat per cangkir).

– Alpukat (110 mcg asam folat per cangkir).

2. Kalsium

            Pertumbuhan gigi dan tulang sang calon bayi didukung oleh kalsium. Di sisi lain, kalsium bermanfaat untuk menurunkan risiko terjadinya preeklampsia dan hipertensi bagi ibu hamil. Seperti halnya asam folat, tubuh tidak bisa memproduksi kalsium. Artinya, ibu hamil membutuhkan kalsium dari suplemen atau makanan. Ibu hamil disarankan untuk mendapatkan nutrisi kalsium sebanyak 1000 mg setiap harinya. Kandungan kalsium terdapat pada susu dan produk olahan lainnya contohnya yoghurt dan keju, kacang-kacangan dan sayuran.

3. Zat besi

            Zat besi bermanfaat untuk menjaga peredaran darah bagi janin dan ibu hamil. Saat hamil, persediaan darah terbagi untuk kebutuhan janin dan ibu. Sehingga, ibu hamil membutuhkan asupan zat besi yang lebih banyak agar produksi darah meningkat. Berdasarkan hasil penelitian, risiko bayi lahir prematur bisa terjadi pada trimester kedua apabila terjadi kekurangan zat besi. Risiko bayi lahir dengan berat rendah juga meningkat 3 kali lipat apabila kekurangan mineral seperti zat besi. Ibu hamil sebaiknya mengonsumsi makanan seperti kacang-kacangan, biji-bijian, sayuran, ayam, ikan, dan daging sapi untuk mencegah kekurangan zat besi saat hamil.

4. Magnesium

            Pertumbuhan tulang dan saraf janin didukung dari nutrisi berupa magnesium. Cara kerja magnesium yaitu dengan cara meningkatkan aliran darah ke otak janin. Risiko hipertensi dan kelahiran prematur dapat menurun apabila ibu hamil mendapatkan nutrisi magnesium yang cukup. Makanan yang mengandung magnesium contohnya alpukat, bayam, pisang serta kacang-kacangan. Ibu hamil sebaiknya mengonsumsi makanan yang mengandung magnesium sekitar 300 mg setiap hari.

5. Yodium

            Perkembangan sistem saraf dan otak janin didukung oleh nutrisi berupa yodium yang bisa membantu perkembangan hormon tiroid. Hormon tiroid bermanfaat untuk proses pembentukan energi. Tumbuh kembang bayi ditentukan oleh asupan dan nutrisi dari yodium ini. Kadar yodium yang sebaiknya dikonsumsi oleh ibu hamil yaitu sekitar 200 mg setiap hari. Pemebuhan asupan yodium bermanfaat untuk mencegah kelahiran prematru, risiko bayi meninggal di dalam kandungan dan gannguan hipotiroid anak.

6. Zinc atau Seng

            Asupan zink yang tidak terpenuhi bisa membuat bayi lahir cacat, bayi lahir prematur, keguguran dan bayi lahir dengan berat rendah. Makanan yang mengandung zink contohnya seafood, bayam, kacang merah, dan yoghurt. Ibu hamil sebaiknya mengonsumsi makanan yang mengandung zink sebanyak 11 mg setiap hari.

Itulah daftar mineral dan vitamin yang dibutuhkan oleh ibu hamil. Kunjungi aplikasi beli obat online untuk membeli vitamin atau obat secara online di Klikdokter. Tidak perlu ribet keluar rumah, karena transaksi bisa dilakukan hanya dari smartphone.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *